” FILOSOFI LUBANG HITAM ” # Memaknai Kehidupan Fisika _Part 10


oleh Syahrul Ramadhan pada 13 Maret 2012 pukul 16:21 •
Lubang hitam, Semua orang tau….! Lubang putih, adakah yang tau….?
Berbagai fenomena alam didunia ini sangatlah kompleks, banyak fenomena yang bisa dijelaskan oleh sains modern, namun tak sedikit pula fenomena yang hingga saat ini belum terpecahkan oleh sains modern…

Begitupun tentang teori lubang hitam (black hole) yang selalu menjadi perbincangan yang menarik, pun akan saya bahas dalam tulisan saya pada kesempatan kali ini. saya yakin, para pembaca yang budiman pasti sudah tau tentang lubang hitam, minimal pernah mendengar tentang lubang hitam. tp, tak apalah, saya akan sedikit mengingatkan kembali sedikit tentang lubang hitam (black hole).

Lubang Hitam.
Konsep tentang lubang hitam pertama kali diusulkan oleh Pierre Simon Laplace pada tahun 1795. Menggunakan Newton Theory of Gravity, Laplace menghitung bahwa jika sebuah objek dikompresi ke dalam radius cukup kecil, maka kecepatan melarikan diri dari obyek yang akan lebih cepat dari kecepatan cahaya. Yang berarti bahwa cahaya tidak bias melarikan diri. Sebuah lubang hitam berasal dari sisa sebuah bintang raksasa yang telah mati. Teman2 mungkin telah mengetahui, bahwa bintang merupakan sebuah reactor fusi besar yang menakjubkan. Karena bintang sangat besar dan terbuat dari gas, ada medan gravitasi kuat yang selalu berusaha untuk meruntuhkan bintang tersebut.

Sebagai bintang mati, reaksi fusi nuklir berhenti karena bahan bakar untuk reaksi ini akan terbakar. Pada saat yang sama, gravitasi bintang menarik materi ke dalam dan mengkompres ( memadatkan) inti. Sebagai inti kompres, inti memanas dan akhirnya menciptakan ledakan supernova di mana material dan ledakan radiasi keluar ke angkasa. Yang tersisa adalah bagian inti yang sangat padat, dan sangat besar. gravitasi Inti begitu kuat sehingga bahkan cahaya tidak dapat melarikan diri. Objek ini lah yang kemudian dikenal dengan nama lubang hitam (black hole), padahal belum tentu objek tersebut berwarna hitam. Tapi, karena gravitasi inti begitu kuat, saking kuatnya cahayapun tidak bisa terbebas darinya. (ingat bahwa kita bisa melihat sebuah benda karna ada cahaya yang dipantulkan)

Penjelasan lebih dalam tentang lubang hitam silahkan baca di blog saya. http://fisikadankehidupan.blogspot.com/2011/04/bagaimana-lubang-hitam-bekerja-dan.html

Lubang Putih
Mungkin kata lubang hitam sudah tidak asing lagi bagi pembaca. Namun bagai mana dengan lubang putih (white hole)…? Apa itu lubang putih…? Dan bagai mana sistim dari lubang putih…? Mungkin pembaca sudah tau jawaban dari pertanyaan tersebut (maklum orangnyakn dah pintar2,,,), atau mungkin justru menilai saya telah mengada-ada tentang objek yang bernama lubang putih tersebut… (wahh…. Bakal dilempar tomat nie). Namun, jangan dulu tersinggung yah, ijinkan saya menjelaskan sedikit tentang teori lubang putih. Yah,,, anggap saja cuma sekedar mengulang, kalaupun ada yang kurang tolong ditambahkan yah…

Lubang putih timbul dari analisis matematis hasil uraian mendalam tentang lubang hitam dengan menggunakan teori relativitas Einstein. Bila kita menerapkan aturan dalam relativitas einstein pada solusi yang menjelaskan lubang hitam, kita akan mendapatkan objek yang disebut lubang putih. Karena lubang hitam adalah daerah ruang dimana segalanya tidak dapat lepas, versi balikan waktu dari lubang hitam adalah daerah ruang dimana segalanya tidak dapat jatuh. Karena lubang hitam hanya menyerap segalanya, maka lubang putih hanya memuntahkan segalanya.

Apakah kita dapat menemukan lubang putih?? pertanyaan ini kemudian sangat menggelitik. Kita mengetahui bahwa adanya lubang putih, berasal dari teori lubang hitam yang dijelaskan dengan relativitas Einstein. Namun, untuk membuktikan ada tidaknya lubang putih sangatlah susah, karena kita harus masuk kedalam lubang hitam…!! Bahkan salah seorang ilmuan menganalogikan dengan melompat dari puncak gedung bertingkat 100 tanpa bantuan apapun untuk melihat apa yang ada di balik sebuah lubang di jalan raya. Anda pasti akan berderai di jalan raya, sebelum bisa mengintip di lubang jalan, belum lagi harus menembus lubang itu untuk pergi ke bawah tanah.

Bisa jadi, konsep ruang waktu seperti yang saya jelaskn pada catatan sebelumnya terjadi karna hal ini (red: adanya lubang putih). andaikan kita bergerak lebih cepat dari cahaya, maka kita bisa menikmati dan melihat masa depan maupun masa lalu.

Penjelasan lebih dalam tentang lubang putih silahkan baca di blog saya. http://fisikadankehidupan.blogspot.com/2011/04/teori-fisika-tentang-lubang-putih.html

Lubang Putih Ada Dalam Lubang Hitam dan kebalikannya.
Satu point yang ingin saya tekankan dalam catatan saya kali ini adalah adanya perbedaan mendasar tentang Lubang hitam (black hole) dan lubang putih (white hole), dimana lubang hitam punya karakteristik untuk menyerap atau menghisap semua objek (termaksud cahaya). Sedangkan lubang putih (white hole) memiliki karakteristik kebalikannya yaitu memuntahkan semua objek.

Satu hal yang menarik dari point diatas adalah bahwa menurut teori bigbang alam raya kita ini sedang mengalami proses pengembangan, dan ini menjadi bukti bahwa sebenarnya kita sedang berada di lubang putih. sedangkan dari penjabaran diatas, bahwa lubang putih berada dalam lubang hitam. Ini juga menunjukan bahwa kita berada dalam lingkup lubang hitam yang super besar dimana didalamnya ada lubang putih yang merupakan alam semesta kita (yang sedang mengembang), dan dalam alam semesta inipun ada yang namanya lubang hitam juga yang kemungkinan didalamnya terdapat lubang putih yang berisi alam semesta yang mirip dengan kita pula.

Pelajaran dari Lubang Hitam dan Lubang Putih.
Fenomena inipun mengingatkan saya pada kisah tentang dua laut yang ada dipalestina. Yang sama2 dialiri oleh satu sungai, yaitu sungai yordan.

Laut yang satu segar dan banyak ikannya. Tepinya kaya dan kehijauan. banyak orang membangun rumahnya di dekat sungai ini, dan burung membangun sarangnya di pohon dekat sungai ini, dan setiap jenis kehidupan menjadi lebih bahagia berkat sungai ini.

Sungai Yordan mengalir terus ke selatan ke laut lain… ke laut yang satunya…

Di laut yang satu ini, tak ada ikan yang berkeriapan, tak ada daun yang melambai, tak ada suara burung berkicau, tak ada tawa ria anak-anak. Udara dia atas airnya berat, dan baik manusia maupun binatang atau unggas, tak kan minum airnya.

Apa sih yang membuat perbedaan besar di antara kedua laut yang berdekatan ini? Bukan sungai Yordan. Sungai Yordan mengalirkan air yang sama baiknya ke dalam ke dua laut ini. Bukan tanahnya, bukan negara dimana kedua laut ini berada.

Inilah bedanya. Laut Galilea menerima tetapi tidak menahan air dari sungai Yordan. Untuk setiap tetes yang mengalir ke dalamnya, ada setetes yang mengalir keluar darinya. Memberi dan menerima berlangsung seimbang. Laut yang satunya lagi lebih cerdik, menimbun pemasukannya dengan serakah. Laut ini tak akan tergoda oleh dorongan untuk bermurah hati. Setiap tetes yang diterimanya, ditahannya. Laut Galilea memberi dan hidup. Laut yang satunya tidak memberi apa-apa. Namanya laut Mati. (Selembar Nasehat : “Indahnya berbagi” terbitan)

Sama dengan lubang hitam dan lubang putih, lubang hitam menghisap apa saja yang datang padanya. Sedangkan lubang hitam memberikan apa saja yang dia dapatkan dan didalam lubang hitam ada kehidupan seperti alam raya kita ini.

Penutup
Begitu indah bila kita jadikan hidup ini saling berbagi. Berbagi harta, waktu, tenaga, ilmu dan hal lain yang kita miliki untuk membantu orang lain. Selalu ada kebahagiaan tersendiri terutama bagi kita yang memberikan. Ada rasa bahagia yang berbeda yang tidak dirasakan orang lain saat kita memberi.

Sedikit atau banyak nikmat yang dianugerahkan oleh Allah kepada kita, tiada artinya ketika kita tidak diberi hidayah untuk berbagi kepada hambaNya yang lain. Begitu juga dengan ilmu, tidak akan hilang ilmu yang kita ajarkan, melainkan akan membuat kita kaya akan pengetahuan dan manfaat yang lebih banyak. Seperti kata salah seorang sahabat Nabi, Mu’adz bin Jabal,

“Pelajarilah segala ilmu yang kalian sukai, tetapi Allah tidak akan  memberi kalian manfaat dengan ilmu itu sebelum kalian mengamalkannya lebih dulu.”

Wallahu’alam.

*Yukk… kita sama2 berbagi ilmu….
Sumber :
http://fisikadankehidupan.blogspot.com/2011/04/bagaimana-lubang-hitam-bekerja-dan.html
http://fisikadankehidupan.blogspot.com/2011/04/teori-fisika-tentang-lubang-putih.html
Selembar Nasehat : “Indahnya berbagi” terbitan MEDKOM UI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: